Selasa, 11 November 2014

olahraga

Terkait Kasus 'Sepakbola Gajah', Hinca: Match Fixing Ada, Mafia Ada, Hasilnya? Tunggu Saja

Mercy Raya - detikSport
Rabu, 12/11/2014 00:06 WIB
Jakarta - Komisi Disiplin PSSI belum juga mengeluarkan keputusan terkait kasus 'sepakbola gajah' antara PSS vs PSIS. Namun, Komdis mengutarakan bahwa ada aroma match fixing dan mafia bermain di dalam kasus tersebut.

‎"Pokoknya hari ini belum ada keputusan kami, masih menuntaskan salinannya. Sementara lanjutan perkaranya akan semakin serius," kata Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan usai melakoni sidang di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2014).

Komdis sudah melakukan sidang sebanyak tiga kali. Sidang pertama, Komdis memanggil para pemain pelaku gol bunuh diri, baik dari PSS maupun PSIS, serta ofisial pertandingan. Pada sidang kedua, Komdis memanggil para pemain kedua klub ‎berikut pelatihnya. Pada sidang terakhir, Komdis melakukan pemanggilan kepada perangkat pertandingan. Namun, lagi-lagi tanpa hasil.

Hinca mengatakan, lambatnya putusan dikarenakan ada sekitar 30 putusan yang harus ia buat. "30 putusan itu sudah bisa ditebak. Pemain saja sudah banyak, satu klub ada 11 pemain. Kalau dua klub itu berarti 22 orang. Itu belum sama perangkat pertandingan dan lain-lain," ucapnya.

"Yang jelas match fixing ada, mafia ada, apa hasilnya tunggulah," tambahnya.

Lantas apa akan ada pemain yang dihukum seumur hidup? "Sudah pasti. Siapa yang melakukan kejahatan akan mendapat hukuman," tegasnya.

Hinca juga menambahkan, pada tanggal 17 November mendatang, Komdis juga akan memberi laporan kepada AFC dan FIFA terkait hasil penyelidikan kasus tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar